Langsung ke konten utama

Sistem Administrator

Pretest :

1. Menurut Anda, apakah pengertian dari System Administrator !

2. Apa saja tugas dari seorang System Administrator !

3. Jelaskan apa itu proses startup dan shutdown !

4. Sebutkan dan jelaskan runlevel yang terdapat pada OS berbasis Linux !

5. Jelaskan apa itu pemrosesan string !

Jawab :

1. Sistem administrator atau sering disebut dengan system admin adalah seseorang yang bekerja untuk memelihara dan mengoperasikan sebuah sistem komputer atau jaringan yang berjalan setiap harinya.

2. Tugas Utamanya adalah memastikan sistem tetap berjalan lancar dalam memberikan pelayanan kepada pengguna.

Tugas seorang administrator adalah:
1. Menginstall software dan hardware baru
2 .Mendukung dan memelihara server atau sistem komputer lainnya
3. Merencanakan servis sistem yang masanya sudah habis atau tidak layak lagi (wifi.id kampus)
4. Menambah user baru
5. Konfigurasi hak akses 
6. Upgrade Software 
7. Memberikan solusi setiap masalah yang ada 

Tugas lain nya adalah sebagai berikut : 
  • Meliputi penulisan bahasa pemograman
  • Memimpin proyek yang berhubungan dengan sistem yang sedang ditangani
  • Mengawasi dan memberikan pelatihan pada operator komputer
3. a. Proses Startup
Proses startup pada sistem Linux dapat dilihat pada gambar di bawah:
Keterangan:
1. Pertama kali mesin melakukan power on self test (pemeriksaan hardware).
2. Program BIOS yang ada di ROM akan dieksekusi.
3. Boot Loader yang ada di MBR akan dieksekusi.
4. Load Kernel Linux ( /boot/vmlinuz ) ke RAM.
5. Menjalankan program init.

b. Shutdown
Sebelum mesin dimatikan (power off), sebaiknya sistem di shutdown dulu dengan
perintah/sbin/shutdown . Perintah tersebut akan melakukan hal-hal
berikut :
1. Memberitahukan kepada user yang login bahwa sistem akan dimatikan.
2. Menghentikan seluruh proses yang masih berjalan.
3. Melakukan unmount filesystem.
4. Menyimpan seluruh file yang masih di memori ke harddisk.
Sintaks :shutdown [pilihan] [waktu] [pesan]

4. Tujuh runlevel yang didukung di kernel Linux standar (yaitu, inti dari sistem operasi) :
0 – System halt; sistem dapat dengan aman dimatikan/shutdown.
1 – Single user; jarang digunakan / hanya satu user yg dapat dugunakan.
2 – Multiple users, tidak ada NFS (network filesystem), juga jarang digunakan.
3 – Multiple users, baris perintah (yaitu, semua mode teks) antarmuka; runlevel standar untuk sebagian besar berbasis Linux perangkat keras server.
4 – User-definable
5 – Multiple users, GUI (antarmuka pengguna grafis); runlevel standar untuk sebagian besar sistem berbasis Linux desktop.
6 – Reboot, digunakan ketika restart sistem.

5. String adalah serangkaian karakter. Linux menyediakan beberapa perintah yang dapat digunakan berkaitan dengan proses string, seperti mencari karakter, pengurutan dan lainnya. Terdapat 9 perintah yang dapat digunakan untuk pemrosesan string pada Linux. 
Berikut perintah-perintahnya :
1. wc – word count
Fungsi : menghitung jumlah baris, kata, dana karakter dalam suatu file.
Sintaks : wc [-lwc] nama_file
Keterangan :
-l : line
-w : word
-c : Character

2. cut
Fungsi : mengambil bagian tertentu dari suatu file dan menampilkannya ke layar.
Sintaks : cut [-d] [-fc] nama_file
Keterangan :
-d : delimeter atau pemisah antar field, digunakan jika menggunakan option Default = TABULASI
-f : field atau kolom.
-c : character.

3. head
Fungsi : menampilkan n baris pertama dari suatu file
Sintaks : head [-n] nama_file
Keterangan : Jumlah baris yang akan ditampilkan default = 10

4. tail
Fungsi : menampilkan n baris terakhir dari suatu file
Sintaks : tail [-n] nama_file
Keterangan : Jumlah baris yang akan ditampilkan default = 10

5. sort
Fungsi : mengurutkan isi suatu file berdasarkan key tertentu
Sintaks : sort [-tchar] [+key] [-r] nama_file
Keterangan :
-t char : delimeter / karakter pemisah antar field.
+ key : nomor kolom sebagai key pengurutan, dimulai dari nol
-r : reverse, mengurutkan secara descending.

6. uniq
Fungsi : menghilangkan duplikasi data, syarat data harus terurut terlebih dahulu.
Sintaks : uniq nama_file

7. tr
Fungsi : untuk mengubah suatu karakter menjadi karakter lain.
Sintaks : tr “string1” “string2”

8. grep
Fungsi : mencari string di dalam suatu file.
Sintaks ; grep [-pilihan] string_file
Pilihan yang sering digunakan :
-q : tidka menampilkan hasil keluaran ke layar.
-v : menampilkan baris string yang tidak cocok

9. find
Fungsi : mencari file dengan kriteria tertentu
Sintaks : find nama_path -pilihan
Keterangan :
nama_path = direktori awal di pencarian

Cuplikan Pratikum :


Sumber :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sedikit cerita tentang pertemuan kali ini..

  Halo semuanya!! Balik lagi sama penulis, kali ini penulis ga bakal sharing materi tapi sharing cerita setelah uts. Ini merupakan cerita tentang perbaikan nilai uts dengan cara yang seru, bukan remedi, bukan kuis, tapi review soal uts kemaren, gimana sih caranya?? Nih penulis ceritain.. Kita bakal dikasi soal soal pilihan dosennya yang di ambil dari soal uts, disini kita menggunakan tata cara rebut rebutan, jadi yang jawab bakal dapet poin.. Disini pertanyaan memiliki bobot poin yang berbeda beda tergantung dari soal yang dipilih.. Disini mahasiswa di tuntut agar menjawab pertanyaan minimal 1 kali, sebagai penambah nilai uts, jadi sayang banget dong kalo ga jawab hehe.. Sayangnya di sini ga semua soal di ambil buat di jadiin poin ada juga soal yang bersifat wawasan yang tentunya jadi pemancing keaktifan berpikir mahasiswa. Disini juga ada soal yang bersifat mengecoh jadi mesti berhati hati dan teliti.. Selain itu untuk mahasiswa yang terlalu sering menjawab juga di batasi jadi ga ...

Bootloader

Pretest : 1. Sebutkan dan jelaskan macam-macam proses init level ! 2. Jelaskan pengertian dari Bootloader berdasarkan pemahaman anda ! 3. Sebutkan 2 bootloader yang paling sering digunakan dilinux ! 4. Jelaskan langkah - langkah untuk membuat user baru secara manual di linux (CentOS)! Jawab : 1.  Init dan Run Level Init merupakan inti semua proses yang akan dan sedang berlangsung. Init dapat dikonfigurasi melalu file yang terletak di  /etc/inittab . Run Level merupakan konfigurasi perangkat lunak dari sistem yang hanya akan membolehkan group proses tetap ada. Setiap proses akan melakukan penggandaan oleh init untuk setiap runlevel yang telah didefinisikan pada  /etc/inittab . Run Level terbagi menjadi 7 bagian, yaitu: 0 = Halt, yaitu mematikan sistem komputer 1 = Single User Mode, dalam modus ini kita bekerja sebagai root, biasanya digunakan untuk menangani masalah di Linux bila terjadi gagal boot. Single User Mode ini juga bisa dengan parameter  S  atau  s...

Limit Bentuk Tak Tentu 1

Limit Bentuk Tak Tentu (bag. 1) Pada limit fungsi trigonometri, telah dipelajari bahwa : Perhatikan bentuk limit ini untuk x→0, limit pembilang dan limit penyebutnya nol. Bentuk demikian dinamakan bentuk tak tentu 0/0. Kita mengenal tujuh macam bentuk tak tentu limit fungsi, yaitu : Berikut beberapa bentuk sekaligus contoh dalam integral tak tentu : 1.Bentuk tak tentu 0/0 : Cara penyelesaian :   Ubahlah bentuk f(x)/g(x) sehingga sifat-sifat limit fungsi dapat digunakan. Cara yang dapat dicoba adalah menguraikan pembilang dan penyebut, menggunakan rumus trigonometri, merasionalkan bentuk pecahannya, dan sebagainya. Perhitungan limit bentuk tak tentu 0/0 diberikan dalam contoh berikut : Contoh Bentuk 0/0 : 2. Bentuk tak tentu  ∞/∞ : Cara penyelesaian :   Ubahlah bentuk f(x)/g(x) sehingga sifat-sifat limit fungsi dapat digunakan. Cara yang dapat digunakan adalah merasionalkan bentuk pecahannya, memunculkan bentuk 1/x pangkat n, n bilanga...